Aku sedang beristirahat di rumah..
sambil "curcol" sama Tuhan di dalam hatiku..
aku bertanya-tanya, "Tuhan, kenapa sulit untuk benar-benar meninggalkan dan terlepas dari dosa yang mungkin sudah lama dilawan?"
kerinduanku adalah untuk setiap dari kita..
baik aku dan kita semua semua sebagai generasi KRISTUS
dapat maju mencapai tujuan Tuhan dalam hidup kita..
tiba-tiba saya ingin masuk kamar dan duduk di depan komputer saya..
saya rasanya ingin buka facebook, setelah saya buka dan sedang melihat-lihat..
tiba-tiba saya tertarik untuk membaca suatu tulisan yang di-post oleh Pdt. Sonny Zaluchu..
dan inilah yang ditulis beliau, dan yang saya percaya merupakan jawaban dari pertanyaan saya..
"Renungan Holyland.
Aku memandang dari jauh di tepi laut mati.
Daerah itu diyakini sebagai tempat dimana kota Sodom pernah berada. Sekarang tertutup air asin laut mati dan terkubur lumpur ribuan tahun. Kesibukan para geolog dan arkeolog di tempat itu tidak menarik perhatianku. Mataku tertuju pada sebuah’sosok’ atau lebih tepatnya bongkahan karang yang terpisah dari induknya di atas sana.
Orang-orang menyebut sosok itu sebagai patung isteri Lot yang berubah jadi tiang garam karena menoleh ke belakang dalam penyelamatan dramatis keluarga itu dari penghancuran Sodom oleh Tuhan. Tiang garam. Sebuah monumen berabad-abad yang mengingatkan aku tentang pentingnya taat perintahNya.
Kalau Tuhan suruh tetap jalan, maka seharusnya tetap jalan. Tetapi isteri Lot berhenti di tengah jalan sementara yang lain bergegas maju. Wanita ini melanggar dengan menoleh ke belakang.
Fisiknya memang telah keluar dari Sodom TETAPI hatinya masih melekat dengan kota itu, merasa sayang dengan semua harta yang ditinggalkan di sana. Tiang karang asin itu, mengingatkanku tentang sebuah ironi kehidupan yang akan dialami anak-anak Tuhan sewaktu mereka terus menoleh ke belakang sementara Tuhan mau mereka melihat ke depan dan berjalan.
Orang yang seperti ini, dengan seluruh keberadaannya, akan berhenti hidupnya dan berubah menjadi monumen. Aku tidak mau kehidupanku seperti ini hanya karena tersandera masa lalu dan segala hal yang pernah ada dibelakangku. Tuhan memberi masa depan yang indah bagiku dan aku harus berjalan ke sana."
demikian yang ditulis beliau.. aku merenungkan hal tersebut dan menemukan bahwa benar,
kenyataan yang ada adalah..
dimana banyak anak-anak muda yang secara FISIK telah keluar,
namun HATInya menoleh ke belakang..
menoleh pada masa lalu..
pada dosa-dosa yang mungkin menjadi "favorit"..
pada hal-hal yang kita sukain namun tidak benar dimataNya..
so guys, mari kita betul-betul meninggalkan masa lalu atau dosa yang dulu-dulu..
memandang ke depan.. pada Yesus dan rencana DAHSYAT-Nya untuk hidup kita..
jangan merasa ga layak.. Tuhan sayang pada kita dan Dia rindu memulihkan dan merubah kita..
sekarang, berdoalah.. datang pada Tuhan..
mohon ampun dan minta Tuhan Roh Kudus memampukan kita maju ke depan..
baik fisik.. dan terutama HATI kita..
tertuju pada Tuhan Yesus..
Amin!!
(artikel diambil dari wall facebook Bapak Pdt. Sonny Zaluchu)
Wednesday, March 28, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment